---ISLAM NUSANTARA MERAWAT KEBHINEKAAN DI BUMI PAGUNTAKA---

23 Februari 2018

Syair Hubbul Wathon Karya KH Abdul Wahab Chasbullah

Capture Buku KH Abdul Wahab Chasbullah Hudup dan Perjuangannya.

Hai patriot bangsa, hai patriot bangsa
Cinta tanah air itu bagian dari iman
Cintailah tanah airmu, wahai patriot bangsa
Janganlah kalian menjadi bangsa terjajah
Sungguh kemuliaan itu hanya bisa dicapai dengan tindakan
Bukan hanya dengan kata-kata
Maka berbuatlah untuk menggapai cita-cita
Dan jangan cuma bicara
Duniamu bukan untuk menetap
Tapi cuma tempat untuk berlabuh
Maka berbuatlah sesuai yang Dia perintahkan
Jangan mau jadi sapi perahan
Kalian tak tahu siapa pemutar balik fakta
Kalian tak pikirkan apa yang telah berubah
Dimana perjalanan akan berakhir
Bagaimana peristiwa bisa berakhir
Atau mereka memberimu minum
Juga kepada ternakmu
Atau mereka melepaskanmu dari beban
Ataukah malah menenggelamkanmu dalam beban
Hai, pemilik pikiran yang jernih
Hai, pemilik hati yang lembut
Jadilah orang yang tinggi cita-cita
Jangan jadi ternak gembala

Dan jika Sahabat tertarik menjadikan nada sambung di nomor HP, memakai nada ini kirim SMS dengan format berikut:
TELKOMSEL: TBACS ke 1212
INDOSAT: SET (spasi)MARSSW1 ke 808
XL: 27900333 ke 1818

0 komentar

"Kekayaan bukanlah tentang banyaknya harta. Namun kekayaan sesungguhnya adalah kekayaan jiwa. (Hati yang merasa cukup)." [HR Bukhari dan Muslim] “Kita lebih membutuhkan adab (Meskipun) sedikit, dibanding ilmu (Meskipun) banyak.” [Abdullah bin Mubarak, ulama sufi; dikutip dari Adabul ‘Âlim wal Muta‘allim karya Hadratussyekh Hasyim Asy’ari] "Jangan tangisi agamamu jika ia masih dikuasai oleh ahlinya. Tangisilah jika ia dikuasai bukan oleh ahlinya." [HR Thabrani] "Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS An-Nahl: 18] "Bila kau tahu setan tak pernah lupa kepadamu, janganlah kau lalai terhadap Dzat yang menggenggam nasibmu." [Syekh Ahmad ibn Atha'illah, dalam al-Hikam] “Jangan kamu merasa paling suci. Karena Dia-lah yang lebih mengetahui orang yang paling bertakwa,” [An-Najm: 32] "Sungguh kebenaran bisa lemah karena perselisihan dan perpecahan. Sementara kebatilan kadang menjadi kuat sebab persatuan dan kekompakan." (Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari dalam Muqaddimah Qanun Asasi li Jam’iyyati Nahdlatil Ulama) “Bahaya terhadap agama yang datang dari para pembelanya yang menggunakan cara-cara menyimpang, lebih besar daripada bahaya yang datang dari para pencelanya yang memakai cara-cara yang benar.” [Abu Hâmid al-Ghazâlî, Tahâfutul Falâsifah]