---ISLAM NUSANTARA MERAWAT KEBHINEKAAN DI BUMI PAGUNTAKA---

08 April 2021

JANGAN SALAH NIAT

JANGAN SALAH NIAT 

"Jadikan pekerjaan sebagai ibadah, Jangan jadikan ibadah sebagai pekerjaan"

"JADIKAN PEKERJAAN SEBAGAI IBADAH"
Karna orang laki² mencari nafkah hukum wajib, dan orang laki² yg malas bekerja di samakan dgn wanita..

Sprti yg di jelakan dalam kitab المنح السنية 
وقد أجمع العلماء على أن الكسب واجب وجوبا مؤكدا ملحقا برتبة الإيمان
Para Ulama sepakat bahwa bekerja hukumnya wajib, tingkatan nya setara dengan iman.
ومعلوم أن من لا كسب له فهو كالمرأة لا حظ له فى الرجولة
Laki² yg pengangguran sama seperti seorang wanita, ia tidak lagi memiliki sifat dasar seorang laki²..

Apapun status kita jangan pernah meninggalkan pekerjaan, karna orang yang menafkahi keluarga nya, maka setiap tetes keringat nya di hitung ibadah..

"JANGAN JADIKAN IBADAH SEBAGAI PEKERJAAN"
Karna zaman skg banyak orang yg malas bekerja/mementingkan gengsi nya dan mengharap pemberian dari orang lain..

وكان يقول المؤمن المحترف أكمل عندى من المجاذيب من مشايخ الزوايا 
Syaikh Al-Matbuliy berkata : Orang mu’min yg bekerja lebih sempurna bagiku dari pada orang² majdzub (orang yang mabuk cinta kepada Allah) dari kalangan guru²/ustad yg tidak bekerja 
الذين يأكلون بدينهم
Dan mereka makan dari hasil menjual agama..
 وليس بيدهم حرفة دنيوية تعفهم عن صدقات الناس وأوساخهم.
Sementara mereka tidak memiliki pekerjaan duniawi yang dapat menjaganya dari mengharap pemberian orang lain...

ولما ظهر رسول الله صلى الله عليه وسلم بالرسالة لم يأمر من أصحابه بترك الحرفة التى بيده 
Dan ketika Rosululloh Saw menerima risalah kerosulan, Beliau tidak pernah memerintahkan kepada salah seorang pun dari shahabat² nya untuk meninggalkan pekerjaan yang ada padanya
بل أقرهم على حرفهم وأمرهم بالنصح فيها
Bahkan Beliau mendukung atas pekerjaan mereka dan memerintahkan agar mereka berbuat baik dalam pekerjaannya..

0 komentar

Berkunjung ke FP nucare lazisnu tarakan
"Kekayaan bukanlah tentang banyaknya harta. Namun kekayaan sesungguhnya adalah kekayaan jiwa. (Hati yang merasa cukup)." [HR Bukhari dan Muslim] “Kita lebih membutuhkan adab (Meskipun) sedikit, dibanding ilmu (Meskipun) banyak.” [Abdullah bin Mubarak, ulama sufi; dikutip dari Adabul ‘Âlim wal Muta‘allim karya Hadratussyekh Hasyim Asy’ari] "Jangan tangisi agamamu jika ia masih dikuasai oleh ahlinya. Tangisilah jika ia dikuasai bukan oleh ahlinya." [HR Thabrani] "Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS An-Nahl: 18] "Bila kau tahu setan tak pernah lupa kepadamu, janganlah kau lalai terhadap Dzat yang menggenggam nasibmu." [Syekh Ahmad ibn Atha'illah, dalam al-Hikam] “Jangan kamu merasa paling suci. Karena Dia-lah yang lebih mengetahui orang yang paling bertakwa,” [An-Najm: 32] "Sungguh kebenaran bisa lemah karena perselisihan dan perpecahan. Sementara kebatilan kadang menjadi kuat sebab persatuan dan kekompakan." (Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari dalam Muqaddimah Qanun Asasi li Jam’iyyati Nahdlatil Ulama) “Bahaya terhadap agama yang datang dari para pembelanya yang menggunakan cara-cara menyimpang, lebih besar daripada bahaya yang datang dari para pencelanya yang memakai cara-cara yang benar.” [Abu Hâmid al-Ghazâlî, Tahâfutul Falâsifah]